DENTING ORGEL

Jauh di sudut pengap tersembunyi
Di dalam hati yang rindu pelukan sunyi
Juga ingin bercengkrama orgel bernyanyi
Namun tetap saja sunyi.
Aku melihat secepat komet mata itu
Menusuk tepat dan menohok hatiku
Binar matanya itu merogoh kembali hati yang sepi
Kilau lembutnya membias dan menyilaukan sepuh pipiku
Terangi cintaku.

SILHUET MALAM SURABAYA

Sudut di sudut kembang petang
Menyebar aroma rendah yang menerapi egoisku
Mula terendam penat dan kini tersadar Aku emosi
Mencinta yang salah
Menyayang yang bukan
Salah karena bukan dia harusnya